..semakin paham......


Beberapa menit lalu,
Saya menerima SMS dari sahabat yang membaca blog ini
“Aku lagi nangis abis baca posting blogmu yang baru. I was keeping that trash 4 so long in my heart, trus2an kutekan dan tak bias kulupakan...”

Wah
Sebetulnya saya belum niat banget nulis lanjutan posting kemarin..
Tapi..
Jadi tergerak nulis baca sms itu

Oke my dear friend...
First of all..
Siapa saja pernah mengalami saat yang tidak menyenangkan
Semua pernah mengalami masalah
So..
You are not alone ;)
Its OK to make mistakes, we are not a robot. We are human being.

Ini sedikit solusi yang bisa aku share...

3 cara mengelola emosi (terutama emosi negative)

1. Menyimpan emosi negative
Ini adalah cara yang paling sering kita lakukan dalam mengelola emosi. Saat kita mengalami emosi negative, kita sering menyangkal nya... Bisa dengan SOK Kuat... (ini nih yang paling sering saya lakukan) dulu saat saya down, saya seringkali menyangkalnya dengan berkata:
Aku enggak boleh down, aku kan leader! Aku harus semangat terus! Yess yess..
Kalau ga mood.. Aku paksa diriku terus harus selalu on! Harus selalu semangat!!! Yess Yess
Akhirnya 6 tahun begitu.. meledak deh saya...:) (untung masih bisa waras kembali.. dulu udah nyaris tidak waras..dalam arti sebenarnya.. )
Teman.. ada satu hukum yang bunyinya : what you resist.. persist...
Apa yang kamu lawan, akan semakin menjadi jadi..

Begitu pula emosi negative.
Emosi negative yang disangkal, ditutupi, ditahan, tidak diakui,sebetulnya tidak hilang..
Sekilas dia tampak hilang dan kita tampak tegar
Namun sebetulnya dia justru bersemayam semakin kuat di dalam diri kita..
Dan tunggu aja, seperti bom waktu..
DOR!
Suatu saat dia akan muncul lagi dengan power yang lebih kuat
Kalau ga percaya silahkan aja dites sendiri.. :) Haha

So.. kesimpulannya cara no1 ini tidak baik..
Jangan dipraktekkan ya kalau ga mau nyimpan SAMPAH emosi di hati

2. Cara kedua: Melampiaskan
Cara ini juga cukup sering saya lakukan dulu..
Saat saya down.. saya lampiaskan dengan marah2 (dan biasanya korban saya adalah pacar Saya dan keluarga Saya hehehe)
Habisnya, di depan partner bisnis/ downline saya ingin selalu terlihat sempurna
Ingin selalu terlihat semangat..
Padalah sejujurnya hati lagi ga enak
Jadilah saya membohongi diri sendiri
Sering juga saya lampiaskan dengan bekerja dan melakukan aktifitas.. Biar saya lupa sama emosi negative saya

Tapi seperti yang saya bilang sebelumnya..
Apapun yang disangkal akan semakin menjadi jadi
Yaaa jadi cara no 2 ini juga tidak disarankan yaaa

Lalu gimana dong caranya??
Menahan ga baik, melampiaskan juga ga baik

Hehe

Ini lah cara terbaik dalam mengelola emosi kita
And the winner goes to.....

3. Mengikhlaskan emosi negative tadi
Apa sih artinya mengikhlaskan?
Mengikhlaskan artinya menerima dengan lapang dada emosi negative kita, kemudian melepaskannya

Kemarin di seminar HeartFocus, kita diajarin suatu teknik untuk melepaskan emosi negative kita...
Setelah saya googling di internet, ternyata nama teknik ini adalah Sedona Method
Teknik ini ditemukan oleh seseorang (saya lupa namanya, coba googling sendiri yah)
Dia sakit parah selama bertahun2 berobat ke dokter
Dan akhirnya suatu hari dokter angkat tangan..
Dan dokternya bilang kira2 seperti ini:
“kamu sudah tak bisa tertolong lagi... Sebaiknya kamu pulang dari rumah sakit dan menjemput kematianmu dalam damai..”

(Ouch! Ga kebayang yah kalau kita yang mengalami)

Akhirnya si pasien ini pulang dan dia mengikhlaskan semua penyakit ini
Dan dia menemukan cara / teknik mengikhlaskan emosi negative yang dinamai sesuai wilayah tinggalnya yaitu Sedona Method

Dan ajaibnya
Dengan menerapkan Sedona method ini, selama 3 bulan
Semua penyakitnya HILANG entah kemana
WOW
Dan akhirnya dia meninggal 40 tahun setelah divonis oleh dokter

Well.. Dokternya lupa kali ya..
Tak ada yang mustahil untuk orang yang berserah sama Tuhan

Bagaimana cara melakukan teknik ini..
Its so simple

Langkah pertama
Duduklah dengan posisi relax
Pejamkan mata mu

Langkah kedua....
bayangkan kejadian /situasi/orang yang memicu emosi negative Anda

Nah
Saat membayangkan, hati Anda pasti otomatis merasa tidak enak kan?

Langkah ketiga...
Setelah merasakan tidak enak di hati, hilangkan bayangan kejadian/situasi/orang tadi
Fokus pada rasa tidak enak di hati

Rasakan perasaan tidak enak tadi

(inilah bedanya mengikhlaskan dengan cara no 1 dan cara no 2, saat mengikhlaskan, kita tidak menghindari emosi negative, JUSTRU kita RASAKAN .. mengakui emosi negative dalam diri kita dan BERANI MErasakannya, adalah langkah yang BERANI.. selama ini image orang ikhlas itu adalah lemah.. , wah teman, justru orang ikhlas itu adalah orang yang berani.. Jarang orang yang mau jujur mengaku pada dirinya dan TuhanNya, bahwa dia negative, dan jarang sekali orang yang memilih merasakannya.. Saat semua orang memilih berlari dalam penyangkalan, dan melampiaskan kemana-mana, orang ikhlas justru berani menghadapi dirinya yang negative)

Langkah keempat:
Terimalah perasaan tidak enak di hati ini..
KAtakan padaNya.. “Tuhan, saat ini aku merasa negative, tapi aku menerimanya.. Tuntunlah aku Tuhan..”
Bayangkanlah Anda memeluk perasaan tidak enak tadi
Dan nikmati saja perasaan tidak enak tadi di dalam hati
JANGAN TOLAK
Jangan melawan perasaan ini
TERIMA
TERIMA dengan Lapang dada

Langkah kelima:
Setelah menerimanya...
Tanyakan diri Anda seperti ini..
“ Maukah saya melepas rasa tidak enak ini?”

Langkah keenam:
Setelah menjawab pertanyaan di langkah kelimat..
Tanyakan :
“Kapan saya mau melepas rasa tidak enak ini..?”

Langkah ketujuh:
Bayangkan Anda melepas rasa tidak enak ini visualisasikan saja ada pintu terbuka di hati Anda... dan satu persatu rasa tidak enak di hati keluar..

Nah pada poin kelima dan keenam
Biasanya hati otomatis menjawab seperti ini..
Jawaban untuk Pertanyaan pada langkah kelima:” Mau”
Jawaban untuk Pertanyaan pada langkah keenam:” Sekarang...”

Namun kadang2.. Hati menjawab seperti ini.. “sakit banget rasanya..”
Bujuklah hati Anda dan bernegosiasilah (ingat jangan DILAWAN)
“nah, rasanya kan tidak enak.. Jadi lebih enak dilepas atau disimpan rasa ga enaknya?”
Begitu terus sampai hati Anda menjawab mau untuk melepasnya..

Teknik ini bukan dilakukan sekali aja..
Tapi berkali- kali

Saat di pelatihan kemarin,
Untuk melepas satu emosi negative kami dipandu selama 1 jam berulang-ulang ditanyakan pertanyaan ini
Dan pengalaman menarik yang saya rasakan...
Selama proses melepas emosi dengan Sedona method ini
Badan terasa PEGAAAALLL banget.. Downline Saya yang juga ikutan pelatihan, Eka Yunita.. juga merasa sakit luar biasa di kepala...
dan di beberapa proses juga rasanya sangat ngantuuuuk
Ternyata kata Pak Erbe Sentanu, hal itu karena
Melepaskan emosi selama satu jam,
Itu sama dengan energy untuk bekerja biasa 2000 jam

Walah
Dan satu fakta menarik yang saya dapat..
Emosi negative yang tersiman di hati adalah PENGHALANG UTAMA sukses di bidang apapun!
Finansial, hubungan dengan keluarga/sahabat, kesehatan, spiritual..

So.. beresin dulu hati dan perasaan Anda
Jika sudah beres dan bersih
Anda ga butuh lagi tuh motivasi dari pihak luar dalam bekerja
Karena Motivator Tertinggi yang sebetulnya sejak dulu ada dalam hati Anda akan muncul...
Motivator Tertinggi itu adalah dorongan dan tuntunan Dari Yang Maha Kuasa...


Saya masih ingat jelas apa yang dibilang Pak Erbe Sentanu:
“Jangan kira duduk diam melepas emosi ini gak kerja ya... Ini justru kerjaan paling berat, dan jangan kira dengan melepas emosi ni gak berkaitan dengan angka di rekening bank Anda, kesehatan Anda, dan bidang hidup Anda yang lain.. Ini sangat berkaitan.. Jika hati Anda sudah semakin bersih, Anda akan lihat keajaiban dimana-mana.. “


Saya bukan jago ikhlas lo ya..
Ini sekedar sharing aja.. Jangan konsultasi sama saya.. Saya juga baru praktek hahaha (kalau mau belajar ikuti deh training2nya dari KataHati)

Biasanya setelah berkali-kali melakukan teknik ini..
Perasaan akan jadi jauh lebih lega

Tapi kalau tidak terasa lega.. ya ga papa
Semua ada prosesnya

Sabar

Ingat ya Anda bukan robot
Anda manusia
Wajar merasa tidak enak
Wajar merasa negative

Dulu saya berpikir
Saya harus selalu SEMANGAT dan HAPPY setiap saat
Hingga saya membohongi diri sendiri bertahun-tahun
Kini
Saya sadar
Saya Cuma manusia normal hahaha...

Jadi kalau lagi negative...akui saja... terima dengan lapang dada dan dengan meminta tuntunanNya dan terus bersyukur.. Lepaskan emosi negative tadi dengan teknik ini

Sudah ga jaman lagi bohongi diri sendiri
Beranilah untuk menerima dan merasakan emosi negative anda
Dan berlatihlah untuk menikmatinya .. lalu melepasnya

Ahhh..
Nyamannya jujur pada diri sendiri ;)

Selamat mencoba.. Sama-sama belajar ya...
LOVE

3 komentar

  1. keren bgt niq, aku baru aja ngerasa kesel bgt ma client and kerjaan, and ga tau cara ngungkapin and ngelupain...
    untung baca blogmu jdi sekarang tau apa yg mesti di lakukan...
    cheaaarss.....

  2. Thanks banget..dapet juga artikel yang buener2 keren..jadi pengen dipraktekin..bolehkan saya bookmark blog ini ?

  3. makasih,,